5 Perusahaan Kontruksi BUMN di Indonesia

5 Perusahaan Kontruksi BUMN di Indonesia

5 Perusahaan Kontruksi BUMN di Indonesia

1. wika

5 Perusahaan Kontruksi BUMN di Indonesia

wika Berawal dari perusahaan Belanda Naamloze Vennotschap Technische Handel Maatschappij en Bouwbedijf Vis in Co. atau N.V. Vis Co., adalah asal mula berdirinya perusahaan konstruksi bumn terbesar di Indonesia, Wijaya Karya (WIKA).

Pada tahun 1960, N.V. Vis en Co terjadi nasionalisasi dan yang merubah status menjadi PN Widjaja Karja, dalam kegiatan komersial di instalasi listrik dan pipa air. Pada tahun yang sama, PN Widjaja Karja juga ikut andil pada pengembangan pusat kebugaran gelora Bung Karno dalam rangka Asian Games ke-4 di Jakarta.

Pada tahun 1972, PN Widjaja Karja berganti menjadi PT Wijaya Karya, yang menjadi perusahaan konstruksi dan subkontraktor. Pada tahun 1982, WIKA mengalami banyak perubahan manajemen, seringkali melibatkan proyek-proyek infrastruktur utama pemerintah. Hingga 1997, WIKA mendirikan anak perusahaan pertamanya, salah satunya adalah PT WIKA Beton.

Selain PT WIKA Beton, anak perusahaan lainnya, yaitu PT WIKA Industri Konstruksi, PT WIKA Bitumen, PT WIKA Bangunan, PT WIKA Rekayasa Konstruksi, PT WIKA Realty dan PT WIKA Serang Panimbang.

Seiring dengan perkembangan, perusahaan Bumn WIKA berhasil meluncurkan IPX BEI pada tahun 2007 dengan kode registrasi WIKA. Dan bertahan sampai hari ini.

2. Adhi Karya

5 Perusahaan Kontruksi BUMN di Indonesia

Perusahaan konstruksi besar di Indonesia selanjutnya ini pada awalnya milik Belanda. Sebelumnya bernama “Architecten-Ingenicure-en Annemersbedrijf Associatie Selle en Bruyn, Reyes de Vries N.V” atau diringkas (Associate N.V.). Perusahaan dinasionalisasi pada tahun 11 Maret 1960 dan berubah nama menjadi Perusahaan Negara Adhi Karya (PN).

Pada 1960-an, pemerintah Indonesia sedang tahap berkembang. PN Adhi Karya adalah perusahaan yang memberikan kontribusi besar.

Empat belas tahun kemudian, PN Adhi Karya berubah status menjadi perseroan terbatas (PT). Perubahan status ini disetujui oleh Menteri Kehakiman Indonesia pada tanggal 1 Juni 1974.

Setelah beberapa dekade berkiprah, PT Adhi Karya akhirnya secara resmi berbicara di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan ini terdaftar untuk pertama kalinya pada tahun 2004 dengan kode listing bursa ADHI.

Sejauh ini, perusahaan konstruksi terbesar di Indonesia ini memiliki beberapa anak perusahaan, seperti Adhi Persada Beton, Adhi Persada Gedung dan Adhi Persada Properti.

3. PT Nindya Karya (Persero)

5 Perusahaan Kontruksi BUMN di Indonesia

Awal nama perusahaan N.V. Nederlands Aannemings Maastchappij (NEDAM) v / h Fa.H. Boersma, adalah perusahaan Belanda yang didirikan pada tahun 1877, dinasionalisasi oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1961.

NEDAM, yang didirikan tahun 1958, berubah nama menjadi PN Nindya Karya. Melalui PP 12 tahun 1969 tentang perubahan perusahaan milik negara di Persero, PN Nindya Karya diubah menjadi PT Nindya Karya.

Perusahaan publik ini spesialist dalam bidang konstruksi, pembangunan pasar teknik (EPC), real estat dan investasi. Pekerjaan konstruksi berupa Hotel Horison Nindya di Semarang, Stadion Patriot Bekasi, dan lainnya seperti bangunan industri dan fasilitas perlindungan lingkungan, bendungan dan sistem irigasi, jembatan, dll.

Untuk mendukung pembangunan infrastruktur, perusahaan telah menciptakan PT Nindya Beton sebagai subkon di bidang beton pracetak.

4. PT PP (Persero) Tbk.

5 Perusahaan Kontruksi BUMN di Indonesia

Perusahaan konstruksi terbesar dan terbaik di Indonesia, PT PP, awalmulanya bernamakan sebagai NV Housing Development pada tahun 1953. Pada saat itu, perusahaan konstruksi milik negara ini diamanahkan untuk pembangunan rumah bagi pimpinan PT Semen Gresik Tbk.

Berkat Hasil yang Bagus, perusahaan telah membangun sebuah proyek besar, terkait kompensasi perang pemerintah Jepang di Indonesia, termasuk hotel di Indonesia, hotel di Pantai Bali, hotel di Istana Ambarukmo dan hotel di Pantai Samudera.

Pada tahun 1961, masyarakat berubah status menjadi PN Housing Development, kemudian pada tahun 1971, menjadi PT PP.

Dari 1991-2016, PT PP telah membawa banyak inovasi. Di antara mereka adalah pemain utama di sektor konstruksi nasional, diversifikasi sektor real estat, menciptakan anak perusahaan, secara resmi memiliki kode inventaris BEI juga PT PP dan investasi dan mengakuisisi beberapa perusahaan.

PT PP juga merupakan memiliki banyak anak perusahaan , PT PP Properti, PT PP Infrastruktur, PT PP Energi, PT PP Urban, dan PT PP Presisi.

5. Waskita Karya

5 Perusahaan Kontruksi BUMN di Indonesia

Perusahaan Kontruksi berdiri pada tanggal 1 Januari 1961 PT Waskita Karya (Persero) Tbk adalah perusahaan negara (BUMN) terkemuka di Indonesia yang berperan besar dalam pembangunan infrastruktur. berawal dari sebuah perusahaan Belanda bernama “Volker Aannemings Maatschappij N.V.”, yang dinasionalisasikan berdasarkan Keputusan Pemerintah No. 62/1961, Waskita Karya pada awalnya berpartisipasi dalam pekerjaan proyek terkait air termasuk reklamasi, pengerukan, pelabuhan, dan irigasi.

Sejak tahun 1973, status hukum Waskita Karya berubah menjadi “Persero” PT Waskita Karya dengan panggilan yang lebih akrab “Waskita”. Sejak saat itu perusahaan mulai menjelma sebagai kontraktor umum yang berpartisipasi dalam berbagai kegiatan konstruksi yang lebih luas termasuk jalan raya, jembatan, bandara, pabrik pengolah limbah, pabrik semen, dan fasilitas industri lainnya.

Silahkan anda bisa menghubungi kami melalui media quick chat yang ada di website kami atau bisa chat dan telfon via whatsapp di 082229055411 silahkan berkonsultasi dengan kami mengenai sewa alat-alat proyek atau mengenai alat alat proyek kami lainnya.