Peralatan K3 Proyek untuk Keselamatan Kerja

Peralatan K3 Proyek untuk Keselamatan Kerja

Penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 Proyek pada konstruksi pekerjaan umum di indonesia.Pembangunan Infrastruktur merupakan salah satu fokus utama pemerintahan Indonesia saat ini. Pemerintah telah merencanakan, melaksanakan bahkan menyelesaikan berbagai proyek infrastruktur dalam berbagai skala dan variasi, mulai dari proyek skala kecil seperti pembangunan jembatan gantung, hingga pembangunan skala besar seperti pembangunan jalan tol yang menghubungkan wilayah-wilayah di Indonesia, perkeretaapian jalur, bandara, zona industri, pembangkit listrik, bendungan listrik, dan proyek besar lainnya. Namun, ada satu elemen yang harus ada dalam setiap proyek, yaitu keharusan untuk menerapkan prinsip dan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja.

Keselamatan dan kesehatan kerja menjadi bagian penting dari sektor konstruksi mengingat tingginya risiko kecelakaan kerja. Hal ini dapat disimpulkan dari tingginya angka kecelakaan yang membayangi pembangunan besar-besaran yang digagas pemerintah. Di awal tahun 2018 saja, tercatat angka kecelakaan kerja yang tinggi di proyek-proyek strategis nasional, di antaranya kecelakaan di proyek LRT di Jakarta Timur dan proyek pembangunan tol Bekasi-Cawang, Kampung Melayu. Kecelakaan fatal tersebut mengakibatkan kematian dan luka berat pada pekerja. Penerapan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang tidak memuaskan diduga terjadi pada kasus kecelakaan tersebut, pada prinsipnya setiap pekerja berhak atas perlindungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

K3 mencakup semua kegiatan yang melindungi keselamatan dan kesehatan pekerja melalui pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Hak setiap pekerja atas perlindungan K3 dijamin dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan) 1. Penerapan K3 juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja (UU Keselamatan Kerja) yang memuat pedoman teknis penerapan K3 untuk mencapai keamanan di tempat kerja. Untuk menjamin hak pekerja atas perlindungan K3, UU Ketenagakerjaan mensyaratkan penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja.2 Peraturan Pemerintah No. 50 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PP 50/2012) ) mendefinisikan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebagai bagian dari sistem manajemen perusahaan dalam rangka pengendalian risiko terkait pekerjaan dengan tujuan untuk menciptakan tempat kerja yang aman, efisien dan produktif. Dalam menerapkan SMK3, setiap perusahaan harus menyiapkan 3k

Apa saja bentuk Alat Pelindung Diri yang sesuai dengan standar Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3)?

1.Helm Keselamatan

alat pengaman diri k3Helm keselamatan atau safety helmet ini berfungsi untuk melindungi kepala dari benturan, pukulan, atau kejatuhan benda tajam dan berat yang melayang atau meluncur di udara. Helm ini juga bisa melindungi kepala dari radiasi panas, api, percikan bahan kimia ataupun suhu yang ekstrim. Untuk beberapa pekerjaan dengan risiko yang relatif lebih rendah bisa menggunakan topi ataupun penutup kepala sebagai pelindung

2.Sabuk Keselamatan

Sabuk keselamatan atau safety belt ini berfungsi untuk membatasi gerak pekerja agar tidak terjatuh atau terlepas dari posisi yang diinginkan. Beberapa pekerjaan mengharuskan pekerja untuk berada pada posisi yang cukup berbahaya seperti pada posisi miring, tergantung atau memasuki rongga sempit. Sabuk keselamatan ini terdiri dari harness, lanyard, safety rope, dan sabuk lainnya yang digunakan bersamaan dengan beberapa alat lainnya seperti karabiner, rope clamp, decender, dan lain-lain.

3.Sepatu Boot

Sepatu boot ini berfungsi untuk melindungi kaki dari benturan atau tertimpa benda berat, tertusuk benda tajam, terkena cairan panas atau dingin, uap panas, bahan kimia berbahaya ataupun permukaan licin. Bedanya dengan safety shoes umumnya adalah perlindungan yang lebih maksimal karena modelnya yang tinggi dan melindungi hingga ke betis dan tulang kering.

4.Penutup Telinga

Penutup Telinga atau Ear Muff adalah alat yang digunakan untuk melindungi alat pendengaran dari
Intensitas Suara yang tinggi. Ear Muff dapat mengurangi intensitas suara hingga 20 ~ 30dB. Ear Muff terdiri dari Head Band dan Ear Cup yang terbuat dari bantalan busa sehingga dapat melindungi bagian luar telinga (daun telinga).Ear Muff sering digunakan oleh Teknisi Mesin dan Generator (Genset).

5.Masker Pengaman

Ada dua jenis alat pelindung pernafasan

  • Masker adalah alat yang digunakan untuk melindungi alat-alat pernafasan seperti Hidung dan Mulut dari resiko bahaya seperti asap solder, debu dan bau bahan kimia yang ringan.Masker biasanya terbuat dari Kain atau Kertas. Masker umumnya dipakai di proses menyolder.
  • Respirator adalah alat yang digunakan untuk melindungi alat-alat pernafasan seperti Hidung dan Mulut dari resiko bahaya seperti asap solder, bau bahan kimia, debu, Uap, Gas serta Partikel Mist dan Partikel Fume. Respirator sering dipakai oleh Teknisi Mesin Solder, Operator Pengecatan (Painting) dan Proses bahan Kimia lainnya.

6. Sarung Tangan

Sarung Tangan adalah perlengkapan yang digunkan untuk melindungi tangan dari kontak bahan kimia, melindungi dari goresan atau lukanya tangan akibat sentuhan dengan benda runcing dan tajam.

Sarung Tangan biasanya dipakai pada proses persiapan bahan kimia, pemasangan komponen yang agak tajam, proses pemanasan dan lain sebagainya. Jenis-jenis sarung tangan diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Sarung Tangan Katun (Cotton Gloves), digunakan untuk melindungi tangan dari tergores, tersayat dan luka ringan.
  2. Sarung Tangan Kulit (Leather Gloves), digunakna untuk melindungi tangan dari tergores, tersayat dan luka ringan.
  3. Sarung Tangan Karet (Rubber Gloves), digunakan untuk melindungi tangan dari kontak dengan bahan kimia seperti Oli, Minyak, Perekat dan Grease.
  4. Sarung Tangan Electrical, digunakan untuk melindungi tangan dari kontak dengan arus listrik yang bertegangan rendah sampai tegangan tinggi.

7. Sepatu Pengaman

Sepatu Pelindung atau Safety Shoes adalah perlengkapan yang digunakan untuk melindungi kaki dari kejatuhan benda, benda-benda tajam seperti kaca ataupun potongan baja, larutan kimia dan aliran listrik.Sepatu Pelindung terdiri dari baja diujungnya dengan dibalut oleh karet yang tidak dapat menghantarkan listrik. Sepatu Pelindung wajib digunakan oleh Teknisi Mesin dan Petugas Gudang.

8.Jaket Pengaman

Rompi nyala umum digunakan pada setiap aktifitas proyek baik siang maupun malam hari dilengkapi dengan warna engineer greed yang dapat memantulkan cahaya saat terkena sinar lampu. Rompi ini cocok digunakan pada malam hari disekitar area lalu lintas proyek.

Silahkan anda bisa menghubungi kami melalui media quick chat yang ada di website kami atau bisa chat dan telfon via whatsapp di 082229055411 silahkan berkonsultasi dengan kami mengenai sewa alat-alat proyek atau mengenai alat alat proyek kami lainnya.

Leave a Comment